logo

Hubungi
Dibagikan:21 March 2019

Serang Perkampungan Warga di Cakung, Belasan Pelaku Diamankan Polisi

Serang Perkampungan Warga di Cakung, Belasan Pelaku Diamankan Polisi – Polisi tangkap belasan pemeran tawuran yang menyerang perkampungan masyarakat di Cakung, Jakarta Timur. Beberapa pemeran yang menyebutkan diri geng ‘3 Serangkai’ itu menyerang masyarakat sembari lakukan siaran live (live) di Instagram.

“Waktu balas dendam lantas mereka miliki handphone untuk live Instagram. Ia lakukan live pun memakai handphone ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono terhadap wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Keseluruhan ada 17 yang ditangkap polisi. Akan tetapi, hasil dari kontrol, cuma 13 orang yang bisa di buktikan lakukan penyerangan.

Ke-3 belas pemeran ialah LN (18), KV (16), MHR (17), SSR (17), MFD (24), DMS (19), FZ (21), AWL (20), BBG (21), LTF (20), FJR (18), DN (18), serta AVN (18). Mereka diamankan team Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang di pimpin oleh AKBP Handik Zusen serta Kompol Malvino E Yusticia, tak lama sesudah mereka menyerang masyarakat pada Minggu (17/3).

“Ada empat orang yang alami luka-luka karena perbuatan tawuran itu. Luka yang terkena beberapa korban diantaranya luka robek di punggung serta mulut, luka robek di kepala, luka di tangan kanan sampai putus,” lanjut Argo.

Peristiwa itu langsung diadukan oleh masyarakat ke polisi serta dalam sesaat polisi sukses tangkap 13 pemeran. Motif beberapa pemeran lakukan penyerangan itu ialah balas dendam ke geng Warjenk, yang disebutnya sempat menyerang golongan beberapa pemeran.

Polisi sampai sekarang tetap mencari pemeran yang lain. Untuk didapati, geng 3 Serangkai ialah campuran dari tiga kampung, yakni daerah Kayu Tinggi, Cakung Timur; Pedurenan, Cakung Timur; serta Rusun Rawa Jahe, Jatinegara.

Atas tindakan mereka, beberapa pemeran dikenai Kasus 170 KUHP perihal Pengeroyokan serta Kasus 2 ayat (1) UU Darurat Nomer 12 Tahun 1951 perihal Kepemilikan Senjata Tajam. Beberapa terduga terancam hukuman penjara optimal 10 tahun penjara.

Share